Selasa, 12 Maret 2013

puisi



ui.jpegSang Pemimpi
Reza Dwi Fajar K.

Engkau yang dipandang sebelah mata
Tetap berdiri menumpas keraguan
Yakin dan terus engkau percaya
Tiada pelanggi sebelum datang hujan
Membendung angan setinggi langit
Berbekal mimpi dalam benaknya
Walau mungkin mustahil terjadi
Namun takdirnya ada di tangannya
Kini…
Lihatlah sosoknya
Berdiri menggenggam masa depannya
Bergerak mengejar sang surya
Kini…
Pemimpi kecil telah beranjak
Mengubah ragu menjadi pasti
Menyandang gelar sang pemimpi

puisi



KAGAYA010.jpgMusim Panas
                                                                                        
                                                                                         Reza Dwi Fajar K.
Bersandar aku pada pohon yang kuat
Sayup kudengar kicauan burung nan merdu
Melayang anganku jauh ke atas langit
Menembus batasan ruang dan waktu
Awan putih nan bersih pelan tertiup angin
Menemani sang mentari menyinari bumi
Burung-burungpun menari di atas awan
Di balik birunya langit yang meneduhkan hati
Kedamaian ini tak selamanya kurasakan
Ketenangan ini tak tiap saat adanya
Keteduhan ini tak bisa selalu kulihat
Keindahan ini tak berlangsung abadi
Di musim panas ini…
Bunga merekah indah di padang rumput
Pohon rindang memberi kesejukan
Langit biru nan cerah dipenuhi awan

Rabu, 19 Desember 2012

info

maaf ya para pembaca blog Dream Of Fajar untuk sementara waktu update akan macet. masalahnya laptop Fajar lagi rusak parah ini, nggak tahu sampai kapan..
maaf banget..
sampai jumpa

Rabu, 14 November 2012


Lirik Noah Hidup Untukmu, Mati Tanpamu

Begitu banyak hal yang ku alami, yang ku temui
Saat bersamamu ku rasa senang, ku rasa sedih
Air mata ini menyadarkanku
Kau takkan pernah jadi milikku
Air mata ini menyadarkanku
Kau takkan pernah menjadi milikku
Tak pernah ku mengerti aku segila ini
Aku hidup untukmu, aku mati tanpamu
Tak pernah ku sadari aku sebodoh ini
Aku hidup untukmu, aku mati tanpamu
Air mata ini menyadarkanku oooh
Kau takkan pernah menjadi milikku ooo
Tak pernah ku mengerti aku segila ini
Aku hidup untukmu, aku mati tanpamu
Tak pernah ku sadari aku sebodoh ini
Aku hidup untukmu, aku mati tanpamu

lirik faforit


Lirik Tangga Cinta Tak Mungkin Berhenti

Tak ada kisah tentang cinta
Yang bisa terhindar dari air mata
Namun ku coba menerima, hatiku membuka
Siap untuk terluka
Cinta tak mungkin berhenti secepat saat aku jatuh hati
Jatuhkan hatiku kepadamu sehingga hidupku pun berarti
Cinta tak mudah berganti, tak mudah berganti jadi benci
Walau kini aku harus pergi tuk sembuhkan hati
Walau seharusnya bisa saja dulu aku menghindar
Dari pahitnya cinta
Namun ku pilih begini, biar ku terima
Sakit demi jalani cinta (cinta)
Cinta tak mungkin berhenti secepat saat aku jatuh hati
Jatuhkan hatiku kepadamu sehingga (sehingga) hidupku (hidupku) pun berarti
Cinta tak mudah berganti, tak mudah berganti jadi benci
Walau kini aku harus pergi tuk sembuhkan hati
Hanya kamu yang bisa (…)
Bisa membuatku rela (rela menjalani segalanya)
Rela menangis karenamu (ku rela ku rela …)
Cinta tak mungkin berhenti secepat saat aku jatuh hati
Jatuhkan hatiku kepadamu sehingga hidupku pun berarti
Cinta tak mudah berganti (cinta tak mungkin berhenti)
Tak mudah berganti jadi benci (tak mudah untuk berganti)
Walau kini aku harus pergi tuk sembuhkan hati
Biar ku pergi sembuhkan hati

lirik faforit

Yovie & Nuno Galau 

(OST Negeri 5 Menara)

Tahukah hatiku galau
Tak tahu harus melangkah
Sejak pertama mata jatuh menatap
Hatiku tak pernah dusta

Bila cintaku ini salah
Hatiku tetap untukmu
Namun kenyataannya parah
Dirimu tak pernah untukku

Mencoba lupakan keinginan hati
Namun tak ingin ku menyerah
Tapi mengapa bila ku mendekat
Rasanya semakin jauh

Bila cintaku ini salah
Hatiku tetap untukmu
Namun kenyataannya parah
Dirimu tak pernah untukku

Ternyata ku hanya bisa ooo
Menggapaimu di mimpiku

Namun kenyataannya parah
Dirimu (dirimu) tak pernah untukku

(bila cintaku ini salah
Hatiku tetap untukmu
Namun kenyataannya parah
Dirimu) dirimu (tak pernah untukku)

Bila cintaku ini salah
Hatiku tetap untukmu
Namun kenyataannya parah
Dirimu tak pernah untukku
Dirimu tak pernah untukku

Sabtu, 20 Oktober 2012

puisi - cahaya



Cahaya
BY: Reza D. Fajar
Lilin-lilin kecil ini
Mampu terangi kelam sunyi
Bintang yang terang itu
Hangatkan malam sendu
Kulihat seberkas cahaya
Yang kurasa begitu indah
Sepertinya engkaulah asalnya
Dan kupikir inilah cinta
Sirna semua rasa takut
Hilang semua rasa benci
Sedih berganti bahagia
Yang larut dalam melodi indah
Cahaya ini…
Mungkinkah nanti kan redup
Mungkinkah cinta kan hilang
Kuharap jangan pernah..
SELAMANYA…
Pesan: dalam hidup cahaya yang meneranggi adalah CINTA.
Maka cintailah semua orang dengan tulus