selamat liburan dreamers.
semangat untuk pendaftaran siswa baru ya, melanjutkan pendidikan kalian. sama sepertiku yang sudah lulus kelas 9 ini. Insya allah akan melanjutkan sekolah ke SMA Negeri pilihanku sendiri...
saya memang kurang prodktif atau sangat tidak produktif ya.. tapi saya akan coba jadi lebih baik dan lebih baik lagi. Untuk itu saya mohon bantuan dari segala pihak. sebelumnya terimakasih.
saya rindu untuk menulis lagi, banyak ide di dalam otak saya, semoga dapat disalurkan dengan baik. amin.
sekian salam jumpa kembali saya di blog ini.
Senin, 23 Juni 2014
Minggu, 12 Januari 2014
Noah - Jika Engkau (berartinya dirimu)
jika cinta berganti
datang dan pergi hingga kembali
tapi hati ku mati
sekian lama kau khianati
saat engkau bicara
berjuta kata yang ku ungkapkan
aku kadang merasa
cinta yang ada tak pernah nyata
ku ingin engkau tahu berartinya dirimu
ku tak inginkan kau ragu
aku kan bertahan dalam hidupmu
jika engkau pergi hilang dariku
meninggalkan mimpi dalam tidurku
bersamamu dan tanpamu
ku ingin engkau tahu berartinya dirimu
ku tak inginkan kau ragu
aku kan bertahan dalam hidupmu
jika engkau pergi hilang dariku
meninggalkan mimpi dalam tidurku
bersamamu dan tanpamu
jika engkau pergi hilang dariku
meninggalkan mimpi dalam tidurku
bersamamu dan tanpamu
datang dan pergi hingga kembali
tapi hati ku mati
sekian lama kau khianati
saat engkau bicara
berjuta kata yang ku ungkapkan
aku kadang merasa
cinta yang ada tak pernah nyata
ku ingin engkau tahu berartinya dirimu
ku tak inginkan kau ragu
aku kan bertahan dalam hidupmu
jika engkau pergi hilang dariku
meninggalkan mimpi dalam tidurku
bersamamu dan tanpamu
ku ingin engkau tahu berartinya dirimu
ku tak inginkan kau ragu
aku kan bertahan dalam hidupmu
jika engkau pergi hilang dariku
meninggalkan mimpi dalam tidurku
bersamamu dan tanpamu
jika engkau pergi hilang dariku
meninggalkan mimpi dalam tidurku
bersamamu dan tanpamu
Selasa, 24 Desember 2013
tugas bahasa Jawa
Gambuh
Dwi Kusuma
Indriya
ingkang bagus
Saumpama wibi
marang sunu
Mung supaya urip kuncara lan becik
Kaya surya
sing kasuwur
Lan eling marang
kabeh wong
Sabtu, 21 September 2013
bissmillah aku siap UN
menghadapai kelas sembilan yang sengit ini membuat sedikit tertekan tapi menyerah bukan pilihan.
menghentikan beberapa aktifitas yang kurang penting seperti media sosial dan menulis di blog ini lah yang kupilih untuk dihentikan sementara dengan buku-buku bacaan yang masih bertumpuk..
tangan sih udah gatel pengen ngetik, tapi UN adalah 4 hari untuk 3 tauhnku nanti si SMA dan mungkin untuk seumur hidup juga.
kini waktunya tawakal, berdo`a untuk yang terbaik, setelah aku menghabiskan waktuku untuk belajat nanti..
bissmillah hirrohman nirrohim, aku siap UN..
mohon do`a bagi semua yang telah merasakan tekanan UN, yang akan, dan yang bersimpati kepada kami..
sekian..
aku akan kembali dengan lanjutan cerita, dan banyak artikel lagi..
menghentikan beberapa aktifitas yang kurang penting seperti media sosial dan menulis di blog ini lah yang kupilih untuk dihentikan sementara dengan buku-buku bacaan yang masih bertumpuk..
tangan sih udah gatel pengen ngetik, tapi UN adalah 4 hari untuk 3 tauhnku nanti si SMA dan mungkin untuk seumur hidup juga.
kini waktunya tawakal, berdo`a untuk yang terbaik, setelah aku menghabiskan waktuku untuk belajat nanti..
bissmillah hirrohman nirrohim, aku siap UN..
mohon do`a bagi semua yang telah merasakan tekanan UN, yang akan, dan yang bersimpati kepada kami..
sekian..
aku akan kembali dengan lanjutan cerita, dan banyak artikel lagi..
Jumat, 26 Juli 2013
ungkapan seorang penulis kala jatuh cinta
kepada kamu
Dengan penuh kebencian
Aku benci jatuh cinta
Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu,
tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak
selalu menebak-nebak
Aku benci deg-degan menunggu kamu online .
Dan di saat kamu muncul,
aku akan tiduran tengkurap,
bantal di bawah dagu,
lalu berpikir,
tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu,
di seberang sana,
bisa tertawa.
Karena, kata orang,
cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa.
Mudah-mudahan itu benar.
Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya,
menghapusnya,
memikirkan kata demi kata.
Aku benci ketika jatuh cinta,
semua detail yang aku ucapkan,
katakan,
kirimkan,
tuliskan ke kamu menjadi penting,
seolah-olah harus tanpa cacat,
atau aku bisa jadi kehilangan kamu.
Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu.
Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?
Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu.
Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri?
Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa,
atau ada maksud lain,
atau aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri?
Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada,
menjalar ke sekujur tubuh,
dan aku merasa pasrah,
gelisah.
Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman,
tanpa harus tidur.
Cukup begini saja.
Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku,
saat kamu mencoba untuk melihat sesuatu di handycam yang sedang aku pegang.
Oh, aku benci kenapa ketika kepala kita bersentuhan,
aku tidak bernapas,
aku merasa canggung,
aku ingin berlari jauh.
Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu
tapi tidak bisa melakukan apa-apa.
Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan,
Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,
harus dimentahkan oleh hati yang berkata,
Jangan hiraukan logikamu.
Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu.
Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna,
kamu bisa saja tanpa cela, dan aku,
bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.
Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu.
Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu.
Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini;
di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan
aku takut sendirian
Dengan penuh kebencian
Aku benci jatuh cinta
Aku benci merasa senang bertemu lagi dengan kamu,
tersenyum malu-malu, dan menebak-nebak
selalu menebak-nebak
Aku benci deg-degan menunggu kamu online .
Dan di saat kamu muncul,
aku akan tiduran tengkurap,
bantal di bawah dagu,
lalu berpikir,
tersenyum, dan berusaha mencari kalimat-kalimat lucu agar kamu,
di seberang sana,
bisa tertawa.
Karena, kata orang,
cara mudah membuat orang suka denganmu adalah dengan membuatnya tertawa.
Mudah-mudahan itu benar.
Aku benci terkejut melihat SMS kamu nongol di inbox-ku dan aku benci kenapa aku harus memakan waktu begitu lama untuk membalasnya,
menghapusnya,
memikirkan kata demi kata.
Aku benci ketika jatuh cinta,
semua detail yang aku ucapkan,
katakan,
kirimkan,
tuliskan ke kamu menjadi penting,
seolah-olah harus tanpa cacat,
atau aku bisa jadi kehilangan kamu.
Aku benci harus berada dalam posisi seperti itu.
Tapi, aku tidak bisa menawar, ya?
Aku benci harus menerjemahkan isyarat-isyarat kamu itu.
Apakah pertanyaan kamu itu sekadar pancingan atau retorika atau pertanyaan biasa yang aku salah artikan dengan penuh percaya diri?
Apakah kepalamu yang kamu senderkan di bahuku kemarin hanya gesture biasa,
atau ada maksud lain,
atau aku yang-sekali lagi-salah mengartikan dengan penuh percaya diri?
Aku benci harus memikirkan kamu sebelum tidur dan merasakan sesuatu yang bergerak dari dalam dada,
menjalar ke sekujur tubuh,
dan aku merasa pasrah,
gelisah.
Aku benci untuk berpikir aku bisa begini terus semalaman,
tanpa harus tidur.
Cukup begini saja.
Aku benci ketika kamu menempelkan kepalamu ke sisi kepalaku,
saat kamu mencoba untuk melihat sesuatu di handycam yang sedang aku pegang.
Oh, aku benci kenapa ketika kepala kita bersentuhan,
aku tidak bernapas,
aku merasa canggung,
aku ingin berlari jauh.
Aku benci aku harus sadar atas semua kecanggungan itu
tapi tidak bisa melakukan apa-apa.
Aku benci ketika logika aku bersuara dan mengingatkan,
Hey! Ini hanya ketertarikan fisik semata, pada akhirnya kamu akan tahu, kalian berdua tidak punya anything in common,
harus dimentahkan oleh hati yang berkata,
Jangan hiraukan logikamu.
Aku benci harus mencari-cari kesalahan kecil yang ada di dalam diri kamu.
Kesalahan yang secara desperate aku cari dengan paksa karena aku benci untuk tahu bahwa kamu bisa saja sempurna,
kamu bisa saja tanpa cela, dan aku,
bisa saja benar-benar jatuh hati kepadamu.
Aku benci jatuh cinta, terutama kepada kamu.
Demi Tuhan, aku benci jatuh cinta kepada kamu.
Karena, di dalam perasaan menggebu-gebu ini;
di balik semua rasa kangen, takut, canggung, yang bergumul di dalam dan meletup pelan-pelan
aku takut sendirian
Minggu, 16 Juni 2013
Langganan:
Postingan (Atom)





































